Studi Kasus 1:
------------------
Keadaan sekarang, laptop saya mempunyai 2 partisi, yaitu :
C: 40 GB ( sisa 21 GB )
D: 195 GB ( sisa 35 GB )
kemudian, saya ingin menambahkan partisi baru (F: misalnya) khusus file kuliah sebesar 20 GB...maka yang harus saya lakukan adalah mengambil sisa dari partisi D:
• Klik di partisi D: dan pilih Operation "
Split Partition"
• Pada kolom "
New Partition Size" ubah jadi 20000 dan Klik "OK"
• Maka akan muncul Partisi Baru, yaitu partisi F:
• Kalau udah selesai, Klik "
Apply" Klik "
Yes"
• Tinggal tunggu deh Prosesnya hingga "
Succesfully"
Studi Kasus 2:
--------------
Laptop mempunyai 2 partisi, yaitu :
C: 40 GB ( sisa 21 GB )
D: 175 GB ( sisa 15 GB )
F: 20 GB ( sisa 20 GB)
kemudian, saya ingin menambah 10 GB untuk Partisi C: , jadi ntar si C punya kapasitas 50 GB
maka saya akan mengambil 10 GB dari partisi F:
-------Langkah dibawah ini sama dengan studi kasus 1-------
• Klik di partisi F: dan pilih Operation "
Split Partition"
• Pada kolom "
New Partition Size" ubah jadi 10000 dan Klik "OK"
• Maka akan muncul Partisi Baru, yaitu partisi F:
• Kalau udah selesai, Klik "
Apply" Klik "
Yes"
• Tinggal tunggu deh Prosesnya hingga "
Succesfully"
--------Langkah diatas ini sama dengan studi kasus 1--------
• Kemudian akan muncul Partisi baru (partisi G:)
• Selanjutnya, klik parisi G: dan pilih Operation "
Delete Partition"
• Lalu, klik Partisi C: dan pilih operation "
Extend Partition"
• Pilih yang
Unallocated dan Geser Spacenya sampai ke ujung kanan dan Klik "OK"
• Selanjutnya Tinggal "
Apply" dan Nunggu deh...
• Selamat Mencoba...